Jumat, 11 November 2016

(CORAT-CORET) Kalian?

Aku mungkin adalah seseorang sekarang. Aku dulu mungkin adalah seseorang. Biar ku perjelas. Aku tidak merasa kalau aku adalah manusia. Tapi terkadang aku merasa aku adalah manusia. Aneh kan? Satu hal yang membuatku berpikir aku bukan manusia adalah ketika aku keluar. Ketika aku keluar banyak orang melihatku seakan-akan aku adalah ancaman. Ketika aku keluar semua orang ketakutan, semua orang menjerit. 

"Siapa aku?"


Aku bukanlah manusia, Aku siapa? Terkadang semua orang mengganggap ku tidak ada. Terkadang semua orang tidak pernah menatapku. Aku adalah "sesuatu" dengan dan tanpa eksistensi. 

Setidaknya itulah yang aku pikir. Aku bukanlah siapa-siapa, aku tak punya siapa-siapa dan tak punya apa-apa. Aku hanya punya "Aku". Setidaknya aku terkadang berpikir, aku adalah manusia di masa lalu, manusia yang penuh kasih dan dikenal baik. Sekarang aku bukanlah siapa-siapa kecuali ketakutan untuk setiap orang. 

Kalian? Siapa kalian? Apakah kalian manusia atau sejenis dengan aku? 
Aku? Aku adalah ketakutan. Aku adalah bencana. Aku adalah kebohongan. Aku adalah kutukan. 
Kalian? Siapa kalian?

Sering aku lihat kalian dari kejauhan. Melihat tingkah laku kalian yang sama seperti ku tetapi terkadang kalian bisa jadi sesuatu yang bahkan lebih baik dari manusia.

"Kalian Siapa?"

Aku akan selalu mengawasi kalian. Aku adalah bayangan kalian. Aku bersembunyi dibalik lemari kalian. Aku bersembunyi dalam kotak terkecil dalam rumah kalian. Aku bersembunyi di bawah kasur kalian. Aku bersembunyi dalam lubang telinga, mulut, hidung bahkan lubang pantat kalian. 

Aku adalah sesuatu yang membisikan kalian diwaktu malam, menelpon kalian diwaktu sendirian, menyentuh kalian disaat kalian ketakutan, menemani kalian dalam gelap dan meniupkan angin ke setiap inchi kulit tubuhmu.

Aku tidak sama dengan kalian. Aku adalah "Aku". Aku harus memastikan siapa kalian. Aku akan selalu ada di dekat kalian.

"Tengoklah kebelakang sesekali. Tengoklah kesamping beberapa kali. Jika kalian beruntung, kalian akan menemukanku tertunduk dan berlari."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar